Universitas Amikom Purwokerto
Buletin   |  Buletin

Buletin

Strategi Bisnis Digital UMKM: Naik Kelas Lewat Marketplace dan Media Sosial

admin | 2026-01-07 19:32:33

Transformasi digital menjadi kunci utama bagi UMKM untuk bertahan dan berkembang di tengah perubahan perilaku konsumen yang semakin mengandalkan platform daring. Pemanfaatan marketplace dan media sosial terbukti mampu membantu UMKM memperluas pasar, memperkuat merek, dan meningkatkan daya saing.

Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat berbelanja. Kini, konsumen lebih memilih mencari, membandingkan, hingga membeli produk secara online. Kondisi ini menuntut pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk beradaptasi agar tidak tertinggal. Kehadiran di platform digital bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan utama dalam menjalankan bisnis.

Dua platform digital yang paling berperan dalam mendukung pertumbuhan UMKM adalah marketplace dan media sosial. Keduanya memiliki fungsi berbeda, namun saling melengkapi dalam membangun ekosistem bisnis digital yang berkelanjutan.

 

Marketplace, Gerbang Akses Pasar yang Lebih Luas

Marketplace seperti Tokopedia, Shopee, dan Lazada telah menjadi tujuan utama masyarakat dalam berbelanja. Bagi UMKM, marketplace menawarkan akses pasar yang luas tanpa batas wilayah, serta sistem penjualan yang terintegrasi mulai dari pembayaran, pengiriman, hingga layanan pelanggan.

Keberadaan fitur ulasan dan rating juga menjadi nilai tambah. UMKM yang mampu menjaga kualitas produk dan pelayanan berpeluang memperoleh penilaian positif, sehingga meningkatkan kepercayaan calon pembeli. Kepercayaan ini berpengaruh besar terhadap keputusan pembelian di platform digital.

Agar dapat bersaing, pelaku UMKM perlu memperhatikan pengelolaan toko online secara optimal, seperti penggunaan foto produk yang menarik, penulisan deskripsi yang jelas dan informatif, serta pemanfaatan fitur promosi seperti gratis ongkir, diskon, atau iklan berbayar yang disediakan marketplace.

 

Media Sosial sebagai Penguat Branding dan Relasi Konsumen

Selain marketplace, media sosial memiliki peran penting dalam membangun citra merek dan menjalin hubungan dengan pelanggan. Platform seperti Instagram, Facebook, dan TikTok memungkinkan UMKM untuk memperkenalkan produk secara kreatif dan interaktif.

Melalui media sosial, pelaku usaha dapat menampilkan keunikan produk, proses produksi, hingga testimoni pelanggan. Konten yang konsisten dan menarik mampu membangun kedekatan emosional dengan audiens serta memperkuat identitas merek.

Banyak UMKM, khususnya di sektor kuliner dan fashion, berhasil meningkatkan penjualan berkat strategi content marketing, seperti video pendek di TikTok atau unggahan visual estetik di Instagram. Strategi ini menekankan penyampaian cerita dan nilai produk, bukan sekadar promosi harga.

Interaksi aktif, seperti membalas komentar, mengadakan giveaway, atau melakukan siaran langsung (live streaming), juga berperan besar dalam meningkatkan engagement dan loyalitas pelanggan.

 

Integrasi Marketplace dan Media Sosial

Hasil maksimal dapat dicapai ketika UMKM mengintegrasikan marketplace dan media sosial secara bersamaan. Media sosial berfungsi sebagai alat promosi dan penarik perhatian, sementara marketplace menjadi sarana transaksi yang aman dan terpercaya.

Sebagai contoh, pelaku UMKM dapat menyertakan tautan toko marketplace pada unggahan media sosial agar calon pembeli dapat langsung melakukan pembelian. Kehadiran fitur seperti TikTok Shop dan Instagram Shopping semakin mempermudah proses promosi dan transaksi dalam satu platform.

Selain itu, pemanfaatan fitur analitik digital memungkinkan UMKM memahami perilaku konsumen, mulai dari demografi hingga waktu interaksi, sehingga strategi pemasaran dapat disusun secara lebih tepat sasaran.

 

Tantangan Digitalisasi dan Solusinya

Meski peluangnya besar, digitalisasi UMKM masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti keterbatasan literasi teknologi, modal usaha, dan kemampuan produksi konten. Untuk mengatasinya, pelaku UMKM dapat mengikuti pelatihan digital marketing yang disediakan pemerintah maupun pihak swasta.

Kolaborasi dengan micro influencer juga menjadi alternatif promosi yang efektif dan relatif terjangkau. Selain itu, program pemerintah seperti Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) memberikan dukungan nyata agar UMKM dapat beradaptasi dan berkembang di ekosistem digital.

 

Tips Praktis UMKM Sukses di Platform Digital

Beberapa langkah praktis yang dapat diterapkan UMKM dalam proses transformasi digital antara lain:

  • Memilih platform yang paling sesuai dengan target pasar

  • Menggunakan foto dan video berkualitas
  • Konsisten dalam mengunggah konten
  • Memaksimalkan fitur gratis yang tersedia
  • Membangun cerita dan nilai di balik produk
  • Menjaga reputasi digital dengan respons cepat
  • Melakukan evaluasi kinerja secara berkala